Notice bibliographique
القَصِيدَةُ الكَافِيَةُ بِتَضْمِينِ الهَمْزِيَّةِ فِي كَامِلِيَّةٍ كَافِيَةٍ
Description
Kitab «Qasidah al-Kāfiyah: dengan Tadmīn al-Hamziyyah dalam sebuah Kāmiliyyah yang Kāfiyah» dipandang sebagai salah satu karya puitik menonjol yang menyingkap luasnya keterlibatan al-‘allāmah, al-‘ārif billāh, al-qāḍī Sayyidi Ahmad bin al-Hajj al-‘Ayyāsyī Sukayrij dalam madīh nabawī, serta kemampuan sastranya dalam membangun kembali teks-teks klasik yang masyhur ke dalam bentuk ‘arūḍ dan qāfiyah yang baru.
Karya ini hadir dalam konteks perhatian khusus penulis terhadap warisan Imam al-Būṣīrī; setelah ia menggarap Qasidah al-Burdah dalam beragam bentuk—takhmīs, tarṣī‘, tashtīr, serta pengalihan ‘arūḍ dan qāfiyah—di sini ia beralih untuk mengolah matan al-Hamziyyah, yang termasuk teks madīh nabawī paling terkenal dalam warisan Arab-Islam. Sukayrij menempuh dalam nazam ini pengubahan ‘arūḍ al-Hamziyyah dari Bahr al-Khafīf ke Bahr al-Kāmil, serta memindahkan qāfiyah hamziyyah-nya ke qāfiyah kāf; lalu ia menyusun sebuah qasidah yang memanjang di atas pola ini hingga mencapai 465 bait.
Dari sisi ini, kitab tersebut tidak terbatas pada sekadar sebuah qasidah dalam pujian kepada Nabi صلى الله عليه وسلم, melainkan juga merepresentasikan sebuah karya sastra yang berdiri di atas tadmīn, pengalihan, dan perumusan-ulang, dalam kerangka kesetiaan yang jelas kepada asal al-Būṣīrī, seraya menampakkan kepribadian sang nāẓim dan daya puitiknya yang khas.وoleh sebab itu, teks ini menjadi sangat relevan untuk kajian muʿāraḍāt terhadap teks-teks kenabian, transformasi metriknya, serta ragam pemanfaatannya dalam sastra Islam klasik.
Dapat dipahami dari definisi yang menyertainya bahwa nazam ini disajikan dalam bentuk yang kukuh dan menyeluruh, menghimpun banyak faedah dan beragam makna; hal yang selaras dengan tabiatnya sebagai sebuah qasidah panjang yang tersusun dalam bangunan yang padu. Demikian pula, tarikh selesainya penggubahan, yang tercantum dalam teks, menambahkan kepadanya nilai dokumenter dalam lintasan kesusastraan sang pengarang.
Buku ini bermanfaat bagi para pembaca yang menaruh minat pada madīḥ nabawī, pada qasidah-qasidah sufi, dan pada khazanah Imam al-Būṣīrī; sebagaimana bermanfaat pula bagi para peneliti dalam Prophetic praise poetry, dalam classical Islamic literature, serta dalam berbagai bentuk interaksi kreatif dengan teks-teks dasar bagi madīḥ nabawī di lingkungan Maroko dan tasawuf.