Notice bibliographique
الخواتم الذهبية في الأجوبة القشّاشية
Description
Kitab al-Khawatim adz-Dzahabiyyah fi al-Ajwibah al-Qassyasyiyyah karya sang ‘arif billah Sidi al-Hajj al-Husain al-Ifrani termasuk karya-karya penting dalam khazanah tarekat Tijaniyah. Ia merupakan karya ilmiah dan ruhani yang disusun dalam format tanya-jawab, membahas sejumlah persoalan halus dalam fikih suluk, hukum-hukum jalan (thariq), dan tujuan-tujuan pendidikan ruhani.
Pertanyaan-pertanyaan ini berasal dari sang faqih muqaddam Sidi ‘Abdullah al-Qassyasy ash-Shuwairi, muqaddam zawiyah Tijaniyah di kota ash-Shuwairah, yang dikenal sangat teliti dalam menuntut ilmu, serta bersemangat agar menerima jawaban dari para ahl al-ma‘rifah dan ahli tahqiq. Setelah penelitian dan kehati-hatian, ia mengajukan pertanyaannya kepada sang ‘arif besar al-Hajj al-Husain al-Ifrani, yang menjawabnya pada awal tahun 1324 H / 1906 M; maka jawaban-jawaban itulah yang menjadi dasar buku ini.
Penulis, dalam jawaban-jawabannya, membahas isu-isu yang berkaitan dengan fikih tarekat Tijaniyah dan pokok-pokok tarbiyahnya, seraya mengaitkan masalah-masalah suluk dengan dalil-dalilnya dari Al-Qur’an al-Karim, Sunnah Nabi, dan perkataan para ulama. Tampak dalam buku ini perhatian yang jelas terhadap isnad ilmu dan penertiban konsep-konsep, sehingga menjadikannya rujukan yang bermanfaat bagi para murid (muridin) dan para peneliti dalam Islamic spirituality serta dalam literatur Sufi teachings di lingkungan madrasah Tijaniyah.
Di antara sisi ilmiah yang menonjol dalam karya ini ialah banyaknya rujukan kepada kitab-kitab para tokoh tarekat Tijaniyah, khususnya kitab Bughyat al-Mustafid li Syarh Munyat al-Murid karya al-‘allamah Sidi al-‘Arabi bin as-Sa’ih, yang menyingkap keterikatan penulis dengan tradisi ilmiah dokumentasi dan pensyarahan dalam warisan tasawuf Maroko.
Buku ini juga membahas persoalan-persoalan yang berkaitan dengan penataan sanad-sanad ruhani dan kekhususan-kekhususan tarekat-tarekat sufi, seraya menegaskan bahwa setiap tarekat memiliki sistemnya sendiri dalam dzikir dan suluk; dan bahwa tarekat Tijaniyah memiliki awrad yang dikenal, seperti al-Wazifah, al-Haylalah, dan Jawharat al-Kamal, yang merupakan unsur-unsur pokok dalam pendidikan ruhani para pengikut Tijaniyya.Buku ini merupakan sebuah model dari sastra fatwa ruhani dalam tasawuf Sunni, dan menyingkap salah satu sisi dari khazanah keilmuan para ulama Maghrib dalam konteks Moroccan Sufism serta tulisan-tulisan Sufi scholars dalam kerangka classical Islamic literature.