Notice bibliographique

نَهْجُ الهِدَايَة، فِي خَتْمِ الوِلَايَة

Sidi Aḥmad ibn al-Ḥājj al-ʿAyyāshī SKIREDJ
Authentificateur :Muḥammad Errāḍī Guennūn

Description

Kitab “Manhaj Hidayah, tentang Khatm al-Wilayah” termasuk karya-karya akidah dan tasawuf bercorak tahqīq dalam khazanah al-ʿallāmah Sidi Ahmad Sukayrij; di dalamnya ia membahas persoalan khatmiyyah dan hal-hal yang berkaitan dengannya, seperti makna wilayah, katmiyyah, serta maqam Syekh Sidi Ahmad at-Tijani raḍiyallāhu ʿanhu dalam bab ini, disertai keluasan yang nyata dalam pemaparan, pendalilan, dan pembahasan.

Dan daftar isi kitab menyingkap sebuah bangunan ilmiah yang teratur: dimulai dengan pengantar tentang makna khatmiyyah dan pendahuluan istilahnya, kemudian beralih kepada apa yang dikatakan para ʿārif tentang maqam khatm, serta pembahasan pendapat yang menafikan kekhususan maqam ini pada satu pribadi secara mutlak, sebelum ia mengkhususkan bab-bab tersendiri untuk men-tahqīq pembahasan mengenai khatmiyyah Syekh at-Tijani, menjelaskan makna wilayah dan khatmiyyah, serta menampilkan nash-nash, kutipan-kutipan, dan syarah-syarah yang berkaitan dengan itu.

Di antara yang paling menonjol membedakan kitab ini ialah bahwa ia tidak terbatas pada pemaparan teoritis yang murni, melainkan bertumpu pada berbagai jalur istidlāl; di antaranya nukilan dari kitab-kitab yang muʿtabar, pembahasan pendapat para ʿārif, dan sandaran kepada ilmu-ilmu khusus—sebagaimana ditunjukkan oleh daftar isi—seperti ilmu az-zabr, ilmu al-bayyināt, ilmu al-jafr, dan fan az-zarāʾij; semuanya dalam konteks bangunan hujjah yang bermaksud meneguhkan klaim khatmiyyah bagi Syekh at-Tijani dalam cakrawala konseptual yang dianut oleh penulis.

Kitab ini juga membahas sejumlah persoalan rinci yang terkait dengan tema tersebut, seperti terwujudnya sang syekh pada dirinya dengan maqam khatmiyyah, hubungan hal itu dengan sebagian bisyarah yang telah lalu, makna keutamaan, batas-batas perbandingan antara para sahabat raḍiyallāhu ʿanhum dan selain mereka dari kalangan pemilik keistimewaan, kemudian apa yang terkait dengan sebagian ucapan yang dinukil dari syekh tentang maqamnya, maqam para sahabatnya, makna khatm dan katm, dan lain-lain berupa tanbīhāt dan tatmīmāt yang menunjukkan bahwa kitab ini ditujukan kepada pembaca yang memahami perdebatan sufistik dan konseptual dalam bab ini.

Tampak pula dari daftar isi bahwa penulis mengaitkan penelitiannya dengan pembacaan nash-nash yang lebih luas dalam khazanah wilayah dan khatm, seperti yang termuat dalam syarah-syarah al-Fuṣūṣ pada ʿAbd al-Ghanī an-Nābulusī dan ʿAbd ar-Raḥmān al-Jāmī, seraya menutup kitab dengan jalur-jalur yang terkait dengan pertanyaan-pertanyaan al-Ḥakīm at-Tirmiżī tentang خاتم الأولياء (Khatam al-Awliyāʾ); hal ini menempatkan karangan ini dalam rangkaian diskusi besar dalam tasawuf teoretis, namun dari sudut pandang Tijani yang jelas.

Karena itu, kitab ini memperoleh nilai khusus bagi para peminat “doctrinal defense” di dalam khazanah Tijani, dan bagi kajian-kajian tentang wilayah dan khatm dalam tasawuf Islam; juga bermanfaat bagi para peneliti tentang Tijaniyya, Islamic spirituality, Sufi metaphysics, dan classical Islamic literature yang berkaitan dengan maqam-maqam dan konsep-konsep tasawuf yang halus.

#ختم الولاية#Aḥmad SKIREDJ#الختمية والكتمية#Tijāniyya doctrine#Sufi metaphysics#فضائل الشيخ أحمد التجاني#doctrinal defense