Notice bibliographique

إحقاق الحق ودفع الهراء في ذكر مناظرة جرت بيني وبين بعض الوزراء

Sidi Aḥmad ibn al-Ḥājj al-ʿAyyāshī SKIREDJ
Authentificateur :Muḥammad Errāḍī Guennūn

Description

Buku ini dipandang sebagai salah satu teks polemik pendek yang bernilai dokumenter dan ilmiah dalam turats sang ‘allāmah, qāḍī al-Ḥājj Aḥmad Skīrj al-Khazrajī al-Anṣārī. Di dalamnya ia menetapkan (mencatat) sebuah munāẓarah yang terjadi antara dirinya dan sebagian menteri pada tahun 1348 H/1929 M, dalam konteks yang menyingkap kehadiran ilmiahnya, kekuatan hujjahnya, serta partisipasinya dalam diskusi-diskusi yang berlangsung di lingkungan resmi dan ilmiah di Maroko.

Munāẓarah ini terbagi menjadi dua bagian: bagian pertama terjadi di kota Rabat, di rumah Menteri Kehakiman kala itu, sang ‘allāmah Muḥammad ibn ‘Abd al-Salām al-Randah; dan bagian kedua terjadi di Marrakesh, di kediaman Bāshā al-Tuhāmī al-Aklāwī, di Qaṣr al-Sittīniyyah. Dengan demikian teks ini memperoleh dimensi historis yang jelas, karena ia tidak sekadar memindahkan sebuah perdebatan teoretis yang abstrak; melainkan merekam dua munāẓarah yang berlangsung dalam majelis-majelis yang memiliki bobot politik dan administratif, pada suatu fase ketika penulis menjadi qāḍī di kota Settat dan sekitarnya, baru saja menjabat posisi ini.

Dari judul buku itu sendiri dapat dipahami bahwa penulis menghendaki dengannya menampakkan wajah kebenaran, dan menolak apa yang ia pandang sebagai perkataan yang jatuh (rendah) atau klaim yang tidak lurus; maka teks pun datang dalam bentuk munāẓarah yang menghimpun penetapan (pemaparan), penghujjahan, dan penolakan. Dari sini, karya ini termasuk dalam adab jadal dan munāẓarah dalam turats Maroko; juga terkait dengan satu lapis tulisan yang menyingkap interaksi para ulama dengan para pejabat negara, serta hadirnya pembuktian ilmiah dalam majelis-majelis resmi.

Pentingnya buku ini bertambah dari sisi penjagaannya atas sebuah peristiwa lisan yang boleh jadi akan hilang, seandainya penulis tidak mendiktekannya kepada putranya, sang ustaz dan adīb, ‘Abd al-Karīm Skīrj, pada akhir tahun yang sama, sebagai jawaban atas desakannya dan karena khawatir hilangnya faedah-faedah yang terkandung dalam munāẓarah tersebut. Dengan demikian, teks ini juga menjadi saksi atas perhatian keluarga Skīrj dalam menjaga turats ilmiahnya, serta berpindahnya materi dari penyampaian lisan ke penulisan pada waktu yang tepat.

Sekalipun ukuran buku ini kecil, tema yang dibawanya menjadikannya bermanfaat bagi para peneliti tentang munāẓarah ilmiah, adab jadal di Maroko, relasi ulama dengan kekuasaan; juga berguna bagi mereka yang menaruh minat pada turats Sīdī Aḥmad Skīrj dan pada apa yang terkait dengan produksinya dalam bab pembelaan dan penghujjahan ilmiah. Dari sisi ini ia merupakan teks berukuran ringkas, namun kaya makna, yang membuka jendela pada satu sisi dari kehidupan intelektual dan institusional di Maroko modern.

Buku ini juga dapat dipandang dalam cakrawala yang lebih luas dari turats doctrinal defense dan Islamic scholarly debate; karena maksudnya tidak terbatas pada pencatatan sebuah peristiwa, melainkan melampaui itu kepada penampakan sebuah model dari model-model hujjah ilmiah, gaya seorang ‘ālim dalam menanggapi, serta penetapan kebenaran dalam sebuah majelis dari majelis-majelis para pemilik pengaruh dan keputusan. Karena itu, ia merupakan teks yang sesuai bagi para pengkaji yang berminat pada sejarah jadal, pada penulisan polemis, dan pada turats Maroko yang terkait dengan ilmu, peradilan, dan kewibawaan adab.

#مناظرات العلماء في المغرب#Islamic scholarly debate#أحمد سكيرج#doctrinal defense in Islam#الجدل العلمي المغربي#Moroccan Islamic literature#تراث الطريقة التجانية