Notice bibliographique
الأَيَادِي الحَلِيفَةُ، فِي ذِكْرِ مَا دَارَ مِنَ الرَّسَائِلِ بَيْنَ العَلَّامَتَيْنِ سَيِّدِي أَحْمَدَ سُكَيْرِج وَسَيِّدِي مُحَمَّدِ نِيَاسَ الخَلِيفَةُ
Description
Kitab “Tangan-Tangan yang Bersekutu, tentang penyebutan apa yang berlangsung dari surat-menyurat antara dua ‘allāmah: Sayyidī Ahmad Sukayrij dan Sayyidī Muhammad al-Khalīfah Niyās” memuat sekumpulan surat yang saling dipertukarkan, yang merefleksikan satu sisi dari hubungan ilmiah dan ruhani yang mengikat para tokoh tarekat Ahmadiyah Tijaniyah di Maroko dan Afrika.
Karya ini bertujuan memperkenalkan generasi kemudian kepada keadaan generasi terdahulu berupa kemuliaan akhlak, komunikasi keilmuan, serta ikatan persaudaraan dan kerja sama yang menghimpun mereka. Ia juga menonjolkan apa yang menjadi ciri hubungan tersebut: adab dalam bertutur, toleransi dalam bermuamalah, dan kasih sayang yang tulus dalam mengabdi kepada ilmu dan tarekat. Dengan demikian, kitab ini menyajikan gambaran hidup tentang satu pola komunikasi ilmiah dan ruhani yang pernah lazim di kalangan ulama tasawuf pada masa itu.
Kitab ini hadir dalam konteks perhatian penulis untuk menghimpun korespondensi yang berlangsung di antara para tokoh tarekat Tijaniyah; sebelumnya telah ada dua karya dalam tema yang sama: salah satunya tentang surat-menyurat antara Sidi Ahmad Sukayrij dan Sidi Ibrahim Niyās, dan yang lainnya tentang pembelaan anak-anak
al-Hajj Malik. Adapun karya ini berfokus pada surat-menyurat yang berlangsung antara Sidi Ahmad Sukayrij dan Sidi Muhammad al-Khalīfah Niyās; ia memuat sembilan belas surat dari Sidi Muhammad al-Khalīfah kepada syekhnya, Sukayrij, disertai pula pengenalan tentang pribadi dan kedudukannya.
Melalui surat-surat ini, tampak jelas ciri hubungan ilmiah dan ruhani antara para ulama Maroko dan Afrika dalam bingkai tarekat Tijaniyah; sekaligus tampak apa yang menghimpun mereka berupa kerja sama dan komunikasi dalam pengabdian kepada ilmu dan penyebaran tarekat. Karena itu, kitab ini memiliki nilai historis dan dokumenter, di samping nilai tarbawi dalam menampilkan teladan-teladan adab keilmuan dan akhlak ruhani yang mewarnai korespondensi tersebut.
Karya ini merupakan sumber penting bagi para peminat sejarah tarekat Tijaniyah dan warisan korespondensi para ulamanya; juga bermanfaat bagi para peneliti hubungan keilmuan antara ulama Maroko dan Afrika, serta bagi kajian sastra sufi yang terkait dengan surat-menyurat ruhani dan ilmiah.