Notice bibliographique

تَيْسِيرُ الأَمَانِي، بِشَرْحِ شُهْدَةِ الجَانِي

Sidi Muḥammad Lahjoujī
Authentificateur :Muḥammad Errāḍī Guennūn

Description

Kitab Taysir al-Amani bi Syarh Shahdat al-Jani termasuk karya-karya ilmiah penting dalam turats Thariqah Tijaniyyah. Ia merupakan syarah yang disusun oleh al-‘allamah Sidi Muhammad bin Muhammad Lahjouji al-Hasani al-Idrisi, salah seorang tokoh Maroko pada abad ke-14 Hijriah, yang dikenal menggabungkan ilmu hadits, fiqh, dan tasawuf.

Kitab ini membahas syarah atas matan Shahdat al-Jani karya al-‘allamah Sidi ‘Abd ar-Rahman bin Muhammad ash-Shaghir at-Tishiti asy-Syanqithi, yakni sebuah matan yang memuat sejumlah kaidah dan adab praktis terkait suluk seorang murid di dalam Thariqah Tijaniyyah. Syarah ini disusun sebagai jawaban atas permintaan sang faqih, ‘arif billah, Sidi Ahmad al-‘Abdalawi, sebagai penegasan atas pentingnya menertibkan persoalan-persoalan thariqah dan meletakkan kaidah-kaidahnya dalam bingkai ilmiah yang jelas.

Penulis memusatkan perhatian pada apa yang dikenal sebagai Fiqh Thariqah Tijaniyyah, yaitu sisi yang berkenaan dengan pengaturan awrad seorang murid serta adab-adab praktisnya dalam dzikir dan suluk, sehingga menjamin keselamatan praktik ruhani dan istiqamahnya. Melalui syarah ini, penulis menyajikan penjelasan metodologis terhadap nushush yang dijadikan pegangan di kalangan ulama thariqah, disertai pemaparan kaidah-kaidah yang menjaga pengamalan awrad dan menertibkan adab majelis-majelis ruhani.

Kitab ini memiliki keistimewaan berupa manhaj ilmiah yang berdiri di atas dokumentasi dan perbandingan; sebab penulis bersandar pada banyak sumber yang diakui dalam turats Tijaniyyah dan dalam khazanah Islam klasik. Di antara sumber terpenting ialah kitab Jawahir al-Ma‘ani wa al-Jami‘ karya Imam ‘Ali Harazim Baradah, serta kitab Bughyat al-Mustafid li Syarh Munyat al-Murid karya al-‘allamah Sidi al-‘Arabi bin as-Sa’ih; keduanya termasuk rujukan terpenting dalam penertiban persoalan-persoalan Tijaniyya.

Di dalam kitab ini tampak pula perhatian yang jelas terhadap ilmu hadits; penulis merujuk sejumlah kitab as-Sunnah dan mengutip beberapa hadits Nabi untuk menguatkan persoalan-persoalan yang dibahas, sehingga mencerminkan formasi keilmuannya sebagai seorang muhaddits dan faqih. Di samping itu, penulis menghadirkan sejumlah kitab tasawuf besar, seperti al-Futuhat al-Makkiyyah karya Ibn ‘Arabi, ‘Awarif al-Ma‘arif karya as-Suhrawardi, dan al-Ibriz karya Ahmad bin al-Mubarak al-Lamthi; hal ini menghubungkan tradisi Tasawuf Maroko dengan turats sufi yang lebih luas.

Syarah ini menghimpun ketelitian ilmiah dan tujuan tarbiyah; karena ia memberikan kepada pembaca gambaran yang jelas tentang pokok-pokok tarbiyah ruhani dalam Thariqah Tijaniyyah, dan menjadikan kitab ini sebagai rujukan penting bagi para penuntut ilmu dan peneliti dalam spiritualitas Islam serta tulisan-tulisan para ulama sufi.

#تيسير الأماني بشرح شهدة الجاني#محمد لحجوجي الحسني#فقه الطريقة التجانية#شرح شهدة الجاني#Tijāniyya#Sufi jurisprudence#Moroccan Sufism