Notice bibliographique

كَشْفُ البَلْوَى، فِي رَدِّ الفَتْوَىالمَنْشُورَةِ عَلَى مَجَلَّةِ التَّقْوَى

Sidi Aḥmad ibn al-Ḥājj al-ʿAyyāshī SKIREDJ
Authentificateur :Muḥammad Errāḍī Guennūn

Description

Kashf al-Balwā, dalam menolak fatwa yang diterbitkan terhadap majalah at-Taqwā, termasuk buku-buku yang layak mendapat perhatian dalam ranah pembelaan ilmiah terhadap ṭarīqah Tijāniyyah. Ia adalah karya sang ‘allāmah, al-qāḍī Sidi Ahmad bin al-Ḥājj al-‘Ayyāshī Skayrij al-Anṣārī, yang disusun dalam konteks menanggapi sebuah fatwa yang dimuat pada salah satu surat kabar yang terbit di negeri Mesir, yang memuat celaan terhadap keyakinan para sayyid Tijāniyyīn, serta menggiring vonis-vonis keras dalam bab pembid‘ahan, penyesatan, dan pengkafiran.

Keistimewaan kitab ini ialah bahwa ia tidak terbatas pada sekadar jawaban emosional atau bantahan polemis yang cepat, melainkan membangun sikapnya di atas mukadimah ilmiah dan metodologis; di dalamnya sang penulis membahas sejumlah persoalan yang terkait dengan pemahaman atas ungkapan Ahlullāh, makna maqāmāt dalam bahasa dan istilah, batas-batas ungkapan sufi, bahaya distorsi yang terjadi dalam menukil ungkapan-ungkapan kaum sufi, serta konsekuensi dari kesalahpahaman berupa vonis-vonis yang rusak atas kaum beriman dan para penempuh jalan.

Melalui beragam maksudnya, kitab ini mengurai persoalan-persoalan yang halus terkait maqām para nabi dan para wali, serta batas pemisah antara pengagungan yang disyariatkan dan sikap berlebih-lebihan yang disangka ada. Ia juga membahas apa yang dipersoalkan seputar sebagian perkataan yang dinisbatkan kepada Syaikh Ahmad at-Tijānī raḍiyallāhu ‘anhu, seputar Ṣalāt al-Fātiḥ limā Ughliq, dan seputar ungkapan-ungkapan yang keluar dari sebagian Ahl ath-Ṭarīqah atau dinukil dari mereka tidak pada tempatnya. Karena itu, kitab ini termasuk teks-teks dasar dalam pembelaan akidah dan istilah terhadap warisan Tijāni, serta dalam menjelaskan bagaimana cara menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan dengan ruh permusuhan atau sikap berat sebelah.

Nilai karya ini juga tampak pada bahasanya yang ilmiah dan kokoh, serta pada perhatian penulisnya untuk menjaga kehormatan Ahl al-Īmān dari sikap tergesa-gesa dalam mengkafirkan dan memfasikkan, sembari pada saat yang sama ia tetap bersikeras menjelaskan kebenaran sebagaimana yang ia pandang, bertolak dari rujukan al-Kitab dan as-Sunnah serta pemahaman para ulama. Karena itu, kitab ini bermanfaat bagi pembaca yang menaruh perhatian pada sejarah polemik Islam modern, pada tanggapan-tanggapan Maroko terhadap kampanye-kampanye pengingkaran, dan pada literatur yang membentuk bagian dari Tijani heritage وMoroccan Sufism وdoctrinal defense pada masa modern.

Ia merupakan kitab yang sesuai bagi para peneliti tasawuf Maroko, perdebatan akidah, dan bahasa terminologis di kalangan sufi; dan juga layak menjadi rujukan penting dalam khazanah yang ditulis untuk membela ṭarīqah Tijāniyyah, menjelaskan gagasan-gagasannya, serta menepis keberatan-keberatan yang diarahkan kepadanya melalui pers dan fatwa-fatwa yang diterbitkan.

#الطريقة التجانية#الرد على منكري التصوف#أحمد سكيرج#الدفاع عن الطريقة التجانية#Tijāniyya doctrinal defense#Moroccan Sufism#صلاة الفاتح لما أغلق