Notice bibliographique
النفحة العنبرية في الأجوبة السكَيْرِجِيَّة
Description
Kitab al-Nafhah al-‘Anbariyyah fi al-Ajwibah al-Sukayrijiyyah dipandang sebagai salah satu karya ilmiah yang istimewa dari al-‘allāmah, sang ‘ārif billāh, Sidi Ahmad bin al-Hajj al-‘Ayyashi Sukayrij; sebuah karya yang bertumpu pada format tanya-jawab dalam menggarap persoalan-persoalan halus terkait ilmu tauhid dan logika, serta sebagian problematika akidah dan pemikiran yang memerlukan penertiban ilmiah dan analisis metodologis.
Kitab ini memuat tujuh belas pertanyaan yang sampai kepada penulis dari al-sayyid ‘Abd al-‘Aziz bin Muhammad bin ‘Abd al-Mājid al-Dabbāgh dari Sudan, yang termasuk para pengikut jalan Tijaniyyah. Antara dirinya dan penulis terjalin korespondensi ilmiah yang membahas persoalan-persoalan halus dalam pemahaman akidah dan penalaran rasional. Penulis memandang perlu menghimpun sebagian jawaban tersebut dalam sebuah karya tersendiri agar manfaatnya menjadi luas; maka lahirlah kitab ini sebagai model jawaban-jawaban ilmiah yang kokoh, yang memadukan riwayat syar‘i dengan analisis rasional yang terjaga.
Pertanyaan-pertanyaan dalam kitab ini bercorak ilmiah yang teliti; ia tidak terbatas pada perkara-perkara nasihat atau pembinaan, melainkan mengulas masalah-masalah yang berkaitan dengan penjernihan konsep, evaluasi metode istidlal, serta pengangkatan syubhat yang mungkin menghadang para penuntut ilmu dalam pembahasan tauhid dan logika. Penulis memperluas sebagian jawaban dengan keluasan yang besar, yang menyingkap kemantapan pijaknya dalam ilmu-ilmu syar‘i dan rasional, serta kemampuannya menghimpun antara istidlal nash dengan analisis intelektual.
Karya ini juga merefleksikan salah satu sisi dari tradisi korespondensi ilmiah dalam warisan Islam, dan menonjolkan kedudukan penulis dalam mazhab keilmuan Maroko pada abad keempat belas Hijriah; ketika ia termasuk jajaran besar Sufi scholars dan para ulama yang memadukan fiqih, akidah, bahasa, sastra, dan sejarah.
Buku ini merupakan rujukan penting bagi para peneliti dalam Islamic theology dan classical Islamic scholarship; sekaligus bermanfaat bagi para peminat khazanah Moroccan Sufism dan jalan Tijaniyyah, karena ia menyingkap tingkat tinggi dialog ilmiah dan analisis metodologis dalam menggarap persoalan-persoalan pemikiran dan akidah.