
Notice bibliographique
رَوْضُ المُحِبِّ الفَانِي فِيمَا تَلَقَّيْنَاهُ مِنْ شَيْخِنَا أَبِي العَبَّاسِ التِّجَانِي
Description
«Rawḍ al-Muḥibb al-Fānī» dipandang sebagai salah satu himpunan tertua mengenai sejarah zāwiyah Tijaniyah; bahkan termasuk buku-buku paling awal yang disusun tentangnya, sebagaimana diperbincangkan dalam sumber-sumber Ahl al-Ṭarīq. Karya ini ditulis oleh sang ‘allāmah, ‘ārif billāh, Sidi Muhammad bin al-Mashri al-Sā’ihī al-Hasanī, bertumpu pada apa yang ia terima secara langsung dari gurunya Abū al-‘Abbās Ahmad al-Tijānī raḍiyallāhu ‘anhu, pada fase awal sejarah tarekat sebelum menetap secara final di Fes.
Buku ini menonjol karena kuatnya sumber dan tingginya nilai dokumenternya; sebab pengarangnya bersandar pada simā‘ langsung, penyaksian, dan kebersamaan hidup, serta banyak menggunakan ungkapan-ungkapan yang menunjukkan kesaksian personal, seperti: aku melihat, aku menyaksikan, aku bersama syaikh, aku mendengar darinya. Hal inilah yang memberi teks ini kehangatan pengalaman dan ketelitian transmisi sekaligus, dan menjadikannya salah satu naskah fondasional terpenting dalam Tijaniyya dan spiritual heritage khasnya.
Dari sisi isi, buku ini menghimpun antara biografi, manāqib, dan imlā’; ia memaparkan riwayat hidup syaikh Ahmad al Tijani, para gurunya, nasabnya, akhlaknya, karāmah-karāmahnya, آثارnya, dan ucapan-ucapannya, di samping materi yang memadai dari ajarannya tentang simā‘, mahabbah, uzlah, syauq, serta pembahasan tentang karāmah, asal-usulnya, dan kaidah-kaidahnya.
Ia juga meluaskan pembahasan pada tema-tema ‘irfān besar, seperti konsep quthb dan kekhususannya, martabat kewalian, keprimaan cahaya kenabian, dua hakikat: Aḥmadiyyah dan Muḥammadiyyah, serta alam-alam arwāḥ, mulk, malakut, dan mitsal, dalam bahasa sufi yang luhur yang memadukan kewibawaan ma‘rifat dan isyrāq ruhani, dalam cakrawala Islamic spirituality dan Sufi teachings.
Buku ini pun tidak melalaikan sisi sastra; bahkan ia memanfaatkan qasidah dan syawahid syair dalam pendokumentasian peristiwa dan penjagaan makna, sehingga menguatkan kaitannya dengan classical Islamic literature dan warisan tasawuf Maroko. Dengan demikian, «Rawḍ al-Muḥibb al-Fānī» menjadi rujukan fondasional bagi murid dan peneliti sekaligus, yang menghimpun sejarah ruhani, dokumentasi awal, bahasa sufi, dan pengalaman langsung.
Vidéos liées à cet ouvrage
Présentations filmées et vidéos d’accompagnement pour découvrir cet ouvrage plus facilement.

