a

al-Tijani ibn Baba al-Alawi al-Shinqiti

Profile dossier

al-Tijani ibn Baba al-Alawi al-Shinqiti

Author

Roles

1

Related corpus

1 books

Biographical notice

Biographical notice

Sidi Tijani Ibn Baba Alaoui Chenguiti adalah salah satu ulama dan tokoh kesusastraan terkemuka yang terkait dengan tradisi Tijani di Mauritania pada abad kesembilan belas. Ia memadukan kualitas seorang ulama, penyair, pengembara, dan murid spiritual, meninggalkan warisan yang bertahan lama meskipun hidupnya singkat.

Ia berasal dari keluarga terpandang yang dikenal karena keilmuan, ketakwaan, dan nasab mulia. Ayahnya, Sidi Bab ben Ahmed Bib, adalah seorang ulama yang dihormati pada masanya, sedangkan ibunya, Khadija bint Muhammad ibn al-Mukhtar ibn Uthman al-Alawiyya, dikenal karena devosi, keluasan ilmunya, dan keterikatan yang kuat pada jalan Tijani.

Lahir sekitar 1819 M / 1234 H, ia tumbuh dalam lingkungan yang sangat berilmu dan menerima pendidikan awalnya dari ayahnya serta ulama-ulama terkemuka lain di wilayahnya.

Ia dengan cepat dikenal karena bakat sastranya dan janji intelektualnya.

Pada tahun 1841, ia melakukan perjalanan ke Maroko dengan maksud untuk melanjutkan ke Tanah-Tanah Suci. Perjalanan ini menjadi titik balik besar dalam kehidupan ilmiah dan spiritualnya. Setelah melewati Marrakesh, El Jadida, dan Tangier, ia menetap di Meknes, tempat ia bertemu beberapa ulama Tijani terkemuka, khususnya Sidi Mohamed Larbi ben Sayeh, yang dengannya ia menjalin ikatan spiritual dan intelektual yang kuat.

Ia telah memeluk jalan Tijani sejak usia muda, sebelum usia empat belas tahun, dan kemudian bertemu banyak masyayikh pentingnya di seluruh Mauritania, Maroko, Aljazair, dan Tunisia. Di antara tokoh-tokoh besar yang ia jumpai adalah Sidi Mawloud Fall al-Ya‘qoubi, Sidi Mohamed Akensous, Sidi Mohamed Belkacem Basri, dan terutama sang khalifa Sidi El Hadj Ali Tamasini, yang kepadanya ia menaruh hormat dan kekaguman yang besar.

Ia juga memainkan peran yang berarti dalam mentransmisikan ijazah-ijazah spiritual penting dari otoritas-otoritas Tijani senior kepada para ulama di Maroko, yang mencerminkan kepercayaan yang diberikan kepadanya oleh para tokoh utama tarekat.

Sidi Tijani Ibn Baba juga seorang penulis dan penyair. Karya-karyanya yang paling dikenal meliputi:

Munyat al-Murid

sebuah syair didaktik tentang istri-istri Nabi, putri-putrinya, dan keturunannya

sebuah versi berwazan dari al-Waraqat

sebuah catatan perjalanan yang menggambarkan para gurunya, perjumpaannya, dan perjalanannya menuju Hijaz dan Maghrib

Setelah wafatnya Sidi El Hadj Ali Tamasini pada tahun 1844, ia pindah ke Tunisia, dan kemudian ke Madinah, tempat ia tinggal sekitar satu tahun.

Ia wafat pada 1263 H di Madinah, terdampak oleh wabah cacar yang pada masa itu tengah menyebar, dan dimakamkan di pemakaman al-Baqi‘. Usianya baru sekitar 29 tahun.

Meski hidupnya singkat, Sidi Ibn Baba Alaoui Chenguiti tetap merupakan tokoh penting dalam sejarah intelektual dan spiritual Tijani, dikenang karena memadukan ilmu, sastra, ketakwaan, dan pencarian ilmu yang suci.